Logo

Desa Lagading

Kabupaten Sidenreng Rappang

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

KKN-T Inovasi Desa 116 Unhas Hadirkan Tempat Pemilahan dan Alat Pres Botol di Desa Lagading

KKN-T Inovasi Desa 116 Unhas Hadirkan Tempat Pemilahan dan Alat Pres Botol di Desa Lagading

Invalid Date

Ditulis oleh DESA LAGADING

Dilihat 66 kali

KKN-T Inovasi Desa 116 Unhas Hadirkan Tempat Pemilahan dan Alat Pres Botol di Desa Lagading


Lagading, 13 Agustus 2026 — Upaya mewujudkan kawasan wisata yang bersih dan ramah lingkungan terus dilakukan di Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan inovasi sederhana namun berdampak nyata melalui penyediaan tempat pemilahan sampah yang dilengkapi alat pres botol plastik di kawasan Wisata Jembatan Pelangi Lagading.

Program kerja kelompok ini menjadi salah satu langkah konkret mahasiswa KKN-T dalam menjawab persoalan sampah yang selama ini masih menjadi tantangan di kawasan wisata desa. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga membangun budaya baru masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih tertib dan bertanggung jawab.

Selain memasang fasilitas pemilahan sampah, mahasiswa KKN-T juga memasang papan panduan penggunaan alat pres botol, melakukan demonstrasi cara kerja alat, serta memberikan edukasi kepada masyarakat dan pengunjung mengenai pentingnya memilah sampah organik, anorganik, dan botol plastik sejak dari sumbernya.

Berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan KKN, mahasiswa menemukan bahwa sampah botol plastik sering kali menjadi penyumbang volume sampah terbesar di kawasan wisata. Melalui alat pres botol, botol plastik dapat dipadatkan sehingga membutuhkan ruang penyimpanan yang jauh lebih kecil. Langkah ini membuat proses pengumpulan, penyimpanan, hingga pengangkutan sampah menjadi lebih efektif dan efisien.

Koordinator KKN-T Inovasi Desa 116 Desa Lagading menjelaskan bahwa program tersebut dirancang sebagai inovasi yang sederhana, mudah digunakan, dan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan solusi yang benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Tempat pemilahan dan alat pres botol ini bukan hanya fasilitas, tetapi juga media edukasi agar kebiasaan memilah sampah dapat tumbuh di lingkungan desa,” ujarnya.

Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Lagading. Kepala Desa Lagading menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa Universitas Hasanuddin yang telah menghadirkan fasilitas sesuai dengan kebutuhan lingkungan desa, khususnya di kawasan wisata yang menjadi salah satu aset penting Desa Lagading.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang diberikan adik-adik KKN-T Unhas. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat sehingga manfaatnya tetap dirasakan meskipun masa KKN telah selesai,” ungkapnya.

Program ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Desa Lagading dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan mendukung pengembangan Wisata Jembatan Pelangi Lagading sebagai destinasi yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, dan pengelola kawasan wisata, KKN-T Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap inovasi ini menjadi langkah awal menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih terarah. Kehadiran tempat pemilahan dan alat pres botol diharapkan mampu menjadi contoh praktik baik yang dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Desa Lagading.

Dengan semangat “Inovasi Desa untuk Lingkungan yang Berkelanjutan”, mahasiswa KKN-T 116 Unhas membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Lagading

Kecamatan Pitu Raise

Kabupaten Sidenreng Rappang

Provinsi Sulawesi Selatan

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia